Buku Curhat

adalah sebuah buku Diary, dari beberapa sumber yang aku cari buku diari berguna untuk melatih kemampuan menulis secara kronologi dan kemampuan kemampuan lainnya. Tapi jangan lupa fungsi pentingnya,

untuk mencurahkan perasaan *cuileeeh

Dunia ICT (Information and Comunication Technologi) telah membawa gaya baru dengan penulisan diari, cerita harian kita dinikmati semua orang yang biasa dibilang Blog, O celakanya! dengan menggembar gemborkan identitas, sangat tidak aman menulis diari online secara maksimal!

“Identity is the most valuable possession”

dikutip dari kata kata Elastic girl dari Mr. Incredible. terkadang kita berbuat terlalu jauh karena berada di dunia maya. begitu juga diriku, terkadang aku terlalu berlebihan menceritakan perasaanku 😐

aku sangat tidak suka terlihat lemah, tapi bodohnya malah membuat terlihat seperti itu dengan curhat di blog lebih tidak baik curhat di status facebook tentu, tapi mari kita sama sama menjaga kerahasiaan aib kita karen sesungguhnya Tuhan telah menutupinya 🙂

=========

O iya aku juga sudah mulai menulis diary, tapi di komputer karena aku tidak suka menulis di kertas, 😀 selain itu aku takut mudah terbaca, kalo komputer kan ada passwordnya 😀

Ayo Menulis!

Advertisements

13 thoughts on “Buku Curhat

  1. markilis!
    mari kita menulis
    *maksa*

    eh nulis tentang perasan di blog bisa di samarkan menjadi semacam cerita fiksi gitu loh
    (ketahuan deh termasuk oknum yang melakukan nya)
    hehehhehe

    • Wakakakakak, orang yang tadinya tahu jadi ga tahu lho.
      Kadang emang gatel untuk curhat di blog, tapi kalau yg personal banget, mending di buku harian aja deh. Atau bikin aja account FB or twitter baru. Eh tapi saya cuma punya 1 account lho :mrgreen:

  2. Hmm,,, I think, blog lebih tepat untuk menuliskan kejadian yang kita alami sehari-hari, misalkan: kesibukan kuliah, pekerjaan tambahan, event menarik, dan sesekali curhat tidak masalah, yang penting curhatnya bukan menjelek-jelekkan diri sendiri, terlebih mengungkap aib orang lain, ga banget dech sepertinya he he he 🙂

    Menulis pada intinya adalah membaca, membaca perasaan, membaca keadaan, dan membaca lingkungan,,,

    maka, marilah membaca dan menulis juga :mrgreen:

    Salam semangat selalu dari Bandung Mariana (^_^)

    • hooo tidak bisaaa..
      Salah satu manfaat menulis buku harian yang belum saya tulis diatas adalah dengan lebih ekpresif karena perasaan kita digambarkan, ada juga penggunaan kata hiperbola. kalau aku sih sebagai manusia terkadang ada perasaan menghina dan mengumpat saat menulis diary.
      diary di tulis sejujurnya, oleh karena itu tidak bisa menulis normal di Blog.
      blog yang lebih umum harus di jaga aibnya.
      apakah boleh menulis umpatan di blog rasanya tidak pantas.

  3. Menurut saya blog tidak perlu dibatasi, menulislah sebebas-bebasnya..

    Pertama mampir ke sini karena nama yang beda banget, nothingwrongwithmylongblackhair.. 🙂

  4. Yang penting nulisnya gak terlalu aneh2,masih wajar untuk ditulis di blog dan membuat kita merasa lebih nyaman tentunya bukan sebaliknya setelah kita mempublish artikel di blog 😀

  5. Wah, kalo saran saya sih nulis diary di buku biasa, pake bolpen. 🙂

    Saya pernah baca di koran, ada penelitian yang membuktikan bahwa kalo orang udah jarang nulis dengan tangan (via bolpen/pensil) bisa menurunkan fungsi otak. Saya lupa tepatnya gimana, tapi begitu intinya. 😐

    Kecuali kalo emang masih kuliah ato bekerja yang banyak menulisnya, nggak masalah bikin diary di kompie. :mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s